Tondano, Fajarmanado.com – Curah hujan yang tinggi disertai angin di Kabupaten Minahasa menyebabkan daerah aliran sungai (DAS) Tondano meluap dan merobohkan pohon besar Kelurahan Liningaan Kecamatan Tondano Barat.
Pohoh yang berada di samping Kantor BRI Cabang Tondano itu menimpa rumah makan milik Titi Sanger (43) yang berada pas di bantaran sungai dan tercebur di dalam DAS Tondano, Senin (24/10)
“Saat kejadian ada dua orang yang sementara makan, saat itu saya mendengar bunyi kresek, kemudian saya bilang kepada mereka berdua keluar saja, jangan sampai terjadi sesuatu,” ibu rumah tangga ini.
Firasat tak baik Tante Titi, sapaan akrab pemilih rumah makan naas ini, ternyata benar. Ia pun bergegas keluar sambil menenteng kompor dan gas elpiji. Tak berselang lama, pohon pun tumbang dan menimpa rumah makannya.
“Untung saja kami sudah berada di luar saat pohon menimpa (rumah makan),” katanya dengan suara agak terdendat.
Bangunan rumah makan tersebut hancur dan terbawa beban pohon tumbang masuk sungai, kemudian sebagiannya hanyut.
“Barang-barang lain, makanan, lemari dan meja tak sempat diselamatkan sehingga ikut jatuh ke dalam sungai,” ungkap Tante Titi.
Kejadian ini sontak saja menjadi membuat jalan depan Kantor BRI Cabang Tondano, yang berseberangan Lapangan Sam Ratulangi ini macet total dipadati oleh warga yang ramai-ramai melihat dampak dari peristiwa alam siang itu.
Saat mendapat laporan, BPBD Minahasa langsung bergerak dengan personil dan peralatan lengkap, kemudian membersihkan pohon dengan memakai mesin pemotong dan parang. Batang dan ranting pohon itu kemudian ditarik keatas jembatan dan diangkut dengan mengunakan mobil sampah.
“Kita mendapatkan laporan dan langsung turun ke lokasi membersihkan pohon yang roboh. Sebenarnya tidak boleh mendirikan bangunan di bibir sungai yang hanya akan berakibat seperti ini,” tutur Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Minahasa Meiske Kalalo.
Sementara itu Pimpinan Cabang BRI Tondano Muhamad Fatjari mengatakan pemilik kantin sudah pernah disarankannya pindah di belakang kantor supaya lebih aman. “Tapi belum pindah juga,” ungkapnya.
Menurutnya, Tante Titi merupakan salah satu nasabah BRI. “Kami akan memberikan bantuan baik berupa modal kerja dan bahan untuk di jual, asalkan mau pindah membuka usaha yang sama di belakang kantor.” ujarnya.
Hujan lebat yang menggur tanah Minahasa awal pekan ini tersebut dilaporkan sempat juga meluapkan air di beberapa tempat. Jalanan di Kelurahan Tataaran, Tondano dan Kota Tomohon sempat tertutup air sehingga mengganggu kelancaran arus lalulintas.
(den)

