Fajarmanado.com — Juara Dunia Tiga Kali asal Spanyol, Jorge Lorenzo dilarang ikut tes dengan Ducati. Dia mengaku pasrah karena tidak mendapat izin untuk menjalani test bersama Ducati di Sirkuit Jarez, 23-24 November mendatang.
Yamaha memang berhak melarang Lorenzo mengikuti tes Jerez bersama Ducati. Alasannya, Yamaha masih memiliki hak atas pebalap asal Spanyol yang terikat kontrak hingga 31 Desember 2016.
Jorge Lorenzo memahami keputusan untuk ikut tes bersama tim barunya itu memang tak hanya bergantung kepada dirinya. Yamaha masih memiliki peranan selama Lorenzo masih terikat kontrak hingga 31 Desember mendatang.[irp]
“Jelas saya ingin mengikuti tes Jerez, tapi itu tidak hanya bergantung kepada diri saya. Untuk saat ini, saya tampaknya hanya akan ikut tes Valencia. Untuk Jerez, Yamaha tampaknya tak memberikan izin,” ujar Lorenzo seperti dikutip Crash, Kamis (13/10).
Tak diketahui pasti alasan Yamaha melarang Lorenzo. Namun, beberapa pihak menyakini Tim Garpu Tala itu sengaja menghambat proses adaptasi Lorenzo dengan Ducati. Ada juga yang menyebut Yamaha masih sakit hati karena pebalap berusia 29 tahun itu memilih hijrah ke pabrikan asal Italia tersebut.
Lorenzo masih berharap bisa mendapatkan izin dari Yamaha. Namun, sekali lagi dia tetap tak akan memaksa Yamaha untuk mengeluarkan izin tersebut.
“Kita akan lihat apa yang terjadi. Saya pikir untuk waktu yang telah kami habiskan bersama, saya berkat untuk itu. Jelas itu bukan tergantung kepada saya dan saya akan menghormati apapun keputusan yang dibuat Yamaha, karena saya adalah pebalap Yamaha,” jelas pebalap asal Spanyol itu.[irp]
Direktur Ducati, Davide Tardozzi, kecewa dengan sikap Yamaha yang melarang Jorge Lorenzo mengikuti tes motor baru bersama timnya di Jerez pada November 2016. Menurut Tardozzi, pabrikan asal Jepang itu terlalu kaku dan mengekang kebebasan para ridernya.
Hal ini sangat disayangkan oleh Tardozzi. Menurut dia, tim tak memiliki hak menahan ridernya untuk mengikuti tes bersama tim lain, seperti Ducati yang mengizinkan Andrea Iannone melakukan tes bersama Suzuki.
“Kami mencoba segala cara yang mungkin untuk membuka kunci situasi tersebut, tapi kami menemukan jalan yang tertutup tembok,” kata Tardozzi dikutip dari Gazzetta dello Sport, Rabu (12/10).
“Kami bahkan tidak berpikir untuk tak melepas Iannone. Kami yakin bahwa di lingkungan yang sportif, hal-hal seperti ini seharusnya menjadi biasa,” sambungnya.[irp]
Dengan keputusan Yamaha itu, Ducati terpaksa menurunkan Michelle Pirro untuk melakoni tes Jerez. Pirro diharapkan bisa memberikan masukan yang berarti untuk Lorenzo dan tim agar Desmosedici GP17 tampil lebih prima.
(bolacom)

