Airmadidi, Fajarmanado.com – Rencana pemerintah provinsi Sulut untuk membangun tempat pembuangan akhir (TPA) di Kecamatan Likupang, Minahasa Utara (Minut) mendapat tanggapan baragam di masyarakat. Sebab ada sejumlah oknum di masyarakat yang menyatakan penolakan, disisi lain justru banyak masyarakat yang mengapresiasi atas rencana tersebut.
Namun yang perlu diketahui bahwa, wilayah ini oleh pemerintah tengah dibidik sebagai pusat destinasi wisata, termasuk membangun sentra industri di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Itu sebabnya, langkah Pemprov Sulut membangun TPA regional sangat didukung anggota Komisi C DPRD Minut, Denny Sompie SE.
Dikatakan Sompie, salah satu alasan perlu dibangun TPA regional antara lain keberadaan daerah Likupang tengah giat-giatnya diperdayakan sebagai sentra industri dan destinasi wisata, sehingga tanpa keberadaan TPA akan menyulitkan warga, termasuk pemerintah setempat dalam mengolah sampah.
“Lihat saja, data dari Pemprov Sulut menyatakan sekitar 70.000 wisatawan China akan berkunjung di wilayah Likupang yang jelas-jelas memiliki sejumlah destinasi wisata. Ini bagian penting yang harus dicermati,” sebut Sompie.
Ditegaskannya, bagaimana daerah bisa menunjukkan potensi pariwisata jika nantinya wilayah ini dipenuhi sampah.
Sehingga rencana pemerintah untuk membuka area ini, salah satunya perlu membangun sarana penunjang seperti TPA.
“Dengan begitu, sampah yang bermuara di wilayah Likupang yang mencakup tiga Kecamatan plus Kecamatan Wori bisa terakomodir dan bisa diproses dengan baik,” jelas wakil rakyat mewakili daerah pemilihan Likupang-Wori ini.
Dikatakannya, guna menseriusi hal ini diharapkan semua pihak, termasuk para akademisi duduk bersama kemudian membicarakan berbagai aspek yang dapat dikaji guna mendukung dan memajukan daerah ini.
“Jika membawa hal positif kenapa tidak. Bagaimana pemerintah atau pihak swasta mau berinvestasi, jika baru wacana saja sudah ada penolakan tanpa kajian yang jelas. Jika memang mendatangkan kerugian ngapain pemerintah mencanangkan rencana ini,” imbuh Ketua Partai PKPI Minut.
(van)

