Jakarta, Fajarmanado.com – Acara Mario Teguh Golden Ways dipastikan segera hilang dari penayangan televisi nasional. Pasalnya, motivator dan konsultan andal Indonesia, Mario Teguh membuat keputusan bulat untuk mundur dari aktivitasnya sebagai motivator di acara televisi.
“Di tahun ini saya sudah 60 tahun dan sudah lama ingin istirahat, dan lebih sering liburan pacaran dengan belahan jiwa saya,” kata Mario di akun Instagramnya yang dikutip detikHOT, Sabtu (1/10).
Mario tak menampik bahwa keputusannya pensiun dari TV berkaitan dengan polemik yang tengah dialaminya dengan Ario Kiswinar, pria yang mengaku sebagai anak biologisnya. Karena menolak, Mario juga hendak dipolisikan oleh Ario.
“Dengan polemik yang saat ini ada di publik, keputusan untuk istirahat dari pelayanan via layar televisi kami segerakan,” lanjut pria kelahiran Makassar, 5 Maret 1956 dengan nama Sis Maryono Teguh ini.
Mario sebelumnya juga sempat memutuskan untuk stop mengunggah kata-kata nasihat di akun media. Semenjak kasus bersama Ario Kiswinar, ada pro dan kontra di kalangan netizen.
Kontroversi Mario dan Ario muncul pada 7 September 2016 lalu. Ario, pria berusia 30 tahun ini secara terang-terangan mengaku sebagai anak Mario Teguh yang tak diakui di acara Hitam Putih yang ditayangkan salah satu televisi swasta nasional.
Saat itu Ario menunjukan akta lahir, kartu keluarga dan salinan akta nikah orang tuanya. Di akta lahir tersebut tertulis Ario lahir pada tanggal 29 April 1986 dari ayah bernama Sis Maryono Teguh dan Aryani Soenarto. Mario Teguh pun mengajak melakukan tes DNA untuk membuktikannya dalam wawancara dengan Kompas TV pada 9 September 2016.
Karir Mario Teguh,
Pria keturunan Indonesia-Tionghoa ini, cukup spektakuler. Meraih gelar Sarjana Pendidikan dari IKIP Malang, dia sempat bekerja di Citibank, kemudian mendirikan Exnal Corp Jakarta dengan jabatan sebagai CEO (Chief Executive Officer) dan Senior Consultan. Ia juga membentuk komunitas Mario Teguh Super Club (MTSC).
Pada tahun 2010, ia terpilih sebagai satu dari 8 Tokoh Perubahan 2009 versi Republika. Sebelumnya, ia membawakan acara bertajuk Business Art di O Channel.
Nama Mario Teguh kemudian semakin dikenal luas oleh masyarakat ketika ia membawakan acara Mario Teguh Golden Ways di Metro TV dan Kompas TV sejak tahun 2006 sehingga dikenal sebagai salah satu motivator termahal dan juga konsultan di Indonesia.
Mario Teguh sempat mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2003 sebagai penyelenggara seminar berhadiah mobil pertama di Indonesia. Penghargaan yang sama diraihnya kembali tahun 2010 sebagai motivator dengan halaman penggemar Facebook terbesar di Indonesia.
Selama karirnya, ia sempat bekerja pula di BIMC sebagai Head of Manager, Zamre Ab. Wahab, Citibank Indonesia (1983–1986), Head of Sales BSB Bank (1986–1989), Manager Business Development, Aspac Bank (1990–1994), Vice President Marketing & Organization Development dan Exnal Corp Jakarta (1994–sekarang) dan sebagai CEO dan Senior Consultant.
Sedangkan pendidikan yang ditempuhnya, adalah, Jurusan Arsitektur New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, Amerika Serikat, 1975, S-1Jurusan Linguistik dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang.
Mario Tegu juga sempat menempuh pendidikan di Jurusan International Business, Sophia University, Tokyo, Jepang, Jurusan Operations Systems Indiana University, Amerika Serikat, 1983 (MBA), Becoming a Star (2006), One Million Second Chances (2006), Life Changer (2009) dan Leadership Golden Ways (2009).

