Airmadidi, Fajarmanado.com — Tonaas Brigade Manguni Indonesia (BMI) Sulut, Jeffry Mea melantik Rompis Rotty sebagai Tonaas Wanua Watudambo Dua.
Gelaran adat itu dilakukan di rumah kediaman Rompis Rotty, yang juga Hukum Tua Watudambo Dua, Minggu (11/9)
Tonaas Sulut mengatakan, sebagai organisasi adat Minahasa yang diakui secara Nasional, pelantikan digelar dengan prosesi adat. Para Tonaas mengenakan baju khas Minahasa.
“Sebagai Ormas adat yang ada Sulut, maka BMI menjadi garis terdepan menangkal segala bentuk ancaman, dari dalam maupun luar Sulut, terutama dari ancaman Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA),” jelas Tonaas Jeffry Mea.
Mea mengatakan, kebanyakan warga Sulut beranggapan bahwa daerah Nyiur Melambai aman dari ancaman perpecahan. “Namun kami melihat ada kelompok tertentu yang ingin dan berusaha mengacaukan daerah kita ini. Makanya, kita harus tetap waspada, karena kami hadir secara nasional untuk menjaga keutuhan NKRI dan menjaga Sulut dari Ancaman SARA, menjaga keamanan dan kerukunan beragama,” ujar Mea.
Mea mengaja segenap elemen masyarakat Sulut untuk terus melestarikan kekayaan budaya dengan tetap berusaha semakin mempererat keminaesaan di Tanah Toar Lumimuut, bumi Nyiur Melambai, Sulut, bahkan hingga ke daerah perwakilan yang telah dibentuknya BMI di Provinsi se Indonesia.
Sementara itu, Tonaas Wanua Watudambo Dua, Rompis Rottymengatakan, peran BMI sebagai ormas adat tentunya untuk memperjuangkan dan melestarikan adat dan budaya di Minahasa Utara, termasuk di Desa Watudambo Dua.
“Mari kita mempertahankan adat dan budaya Minahasa, dengan saling gotong royong, baku-baku bae dan baku-baku saying,” katanya, sambil memekikkan; I Yayat U Santi!, yang kontan disambut para undangan yang hadir.
(van)

