Manado, Fajarmanado.com – Sosialisasi tentang guru pembelajar tingkat TK (Taman Kanak-Kanak) gugus 1 Kecamatan Wanea dibawa binaan Jimmy R. Polii, S.Pd digelar di TK Kartika XX- 6 Teling Atas, Kamis (25/8)
“Guru pembelajar adalah guru ideal yang terus belajar dan mengembangkan diri di setiap saat dan dimanapun,” kata Jimmy Poli.
“Ketika guru memutuskan untuk berhenti atau tidak mau belajar, maka pada saat itu dia berhenti menjadi guru, “ ujarnya.
Jimmy berharap, guru-guru TK yang ada di gugus 1 Kecamatan Wanea menguasai kompetensi pedagogik dan kompetensi guru profesional mengingat terdapat 10 modul yang harus dicapai.
“Adapun hasil UKG, pada tahun 2016 minimal 65%, tahun 2017 sekitar 70%, tahun 2018 sekitar 75%, tahun 2019 nilai yang harus bisa dicapai guru sekitar 80%,” ungkapnya.
Ketua KKG gugus 1 tingkat TK Kecamatan Wanea, Joice A Wuisan, S.Psi dan Sekretaris TH Salawati mengingatkan bahwa para guru tidak boleh berhenti belajar. Jika guru berhenti belajar maka tidak akan menjamin peningkatan pengetahuan anak didik. “Mau jadi apa murid-murid didik kalau guru tidak terus meningkatkan pengetahuannya,” kata Wuisan.
Sementara Pemimpin TK Kartika XX- 16, Maarleen E. Y. Sengkey, S.Pd mengapresiasi dan mendukung program peningkatan kompetensi guru pembelajar. “Sosialisasi ini sangat membantu guru-guru TK sehingga lebih mengerti akan arti dari program peningkatan kompetensi guru pembelajar,” katanya.
(cha)

