Kepsek SMP Negeri 1 Tomohon, . Drs. Jantje. S. Mangore M.Pd
Kepsek SMP Negeri 1 Tomohon, . Drs. Jantje. S. Mangore M.Pd

SMP Negeri 1 Tomohon Berpeluang Menjadi Sekolah Rujukan

Tomohon, Fajarmanado.com – SMP Negeri 1 Tomohon dinilai layak dan berpeluang menjadi Sekolah Rujukan. Selain sempat menyandang predikat RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional), manajemen sekolah ini juga terus memiliki dsan menyusunrencana kegiatan anggaran sekolah, pemberdayaan sumber-sumber yang mendukung pembiayaan sekolah, pengelolaan dana bos, dan terus mengukir berbagai prestasi.

“Minggu  depan, berdasarkan surat keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, kami diudang akan mengikuti bimbingan teknis Sekolah Rujukan di Makassar,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tomohon, . Drs. Jantje. S. Mangore M.Pd kepada Fajarmanado.com di Tomohon, Sabtu (20/8), siang tadi.

Menurutnya, kriteria sekolah rujukan pada prinsipnya adalah sekolah yang menjadi contoh sekolah yang baik dan bisa diikuti oleh sekolah-sekolah lainnya. Sekolah rujukan merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, bagi sekolah-sekolah yang semula berstatus sebagai RSBI sebelum hapus melalui keputusan dari Mahkamah Konstitusi, beberapa tahun lalu.

Selain pernah berstatus RSBI, kata dia, sekolah yang bisa mengusulkan diri menjadi sekolah rujukan itu juga harus memenuhi beberapa kriteria lainnya. Antara lain, nilai para siswanya mencapai standar yang ditentukan, tetap memiliki aktivitas seperti ketika berstatus RSBI, dan mempunyai prospek untuk berprestasi internasional. Seperti, prestasi yang dicapai siswanya, pendidikan karakternya, metode pengajarannya, serta berbagai aktifitas lain di sekolah itu.

“Hal-hal yang menjadi indikator penilaian menjadi ‘Sekolah Rujukan’ yaitu penyusunan rencana kegiatan anggaran sekolah, pemberdayaan sumber-sumber yang menekan pembiayaan sekolah, pengelolaan dana bos, serta prestasi-prestasi dari sekolah,” jelas Mangore.

Dikatakan, SMP SMP Negeri 1 Tomohon bakal menjadi sekolah rujukan sebagai tolak ukur perihal membantu dalam peningkatan mutu di sekolah.

Contoh-contoh yang dimaksud, lanjutnya, adalah bagaimana penyusunan rencana kegiatan anggaran sekolah, implimentasi pemberdayaan sumber-sumber yang mendukung program pembiayaan sekolah. “Yang terpenting juga adalah kami sudah menunjukkan predikat-predikat sekolah Adiwiyata tingkat nasional, pengelolaan tata kelola dana bos terbaik provinsi sulawesi Utara dan beberapa prestasi lainnya yang ditorehkan siswa-siswi SMP Negeri 1 Tomohon,” pungkas Mangoreh.

(cha)