Wakil Walikota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) saat menjadi Irup di Lapas Tomohon
Wakil Walikota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) saat menjadi Irup di Lapas Tomohon

SAS Irup HUT RI di Lapas Tomohon

Tomohon – Wakil Walikota Tomohon Syerly A Sompotan (SAS) bertindak Sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara pemberian remisi umum pada narapidana dan anak pidana pada peringatan ulang tahun ke -71 Proklamasi Kemerdekaan RI di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Tomohon Selasa (17/08)

Sebagaimana lazimnya, SAS juga  membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI Yasona H Laoly. Dikatakan, keberadaan kita sebagai sebuah bangsa dapat diukur dari sejauh mana kita mampu memberikan perlakuan yang baik terhadap WBP, perlakuan yang didasarkan pada penghormatan terhadap hak dan martabat kemanusiaan. Lebih dari itu Wakil Walikota SAS saat menjadi inspektur upacara mengungkapkan WBP merupakan bagian dari warga Negara yang tetap memiliki hak-hak yang mesti dihormati dan dipenuhi.

“Penghormatan dan pemenuhan hak-hak tersebut harus terus dipertahankan dan diperjuangkan, salah satu hak yang dimiliki WBP adalah hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana (remisi) karena remisi merupakan hak yang telah diatur secara tegas dalam pasal 14 ayat 1 Undang-undang nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan yakni bahwa setiap narapidana mempunyai hak untuk mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana, jelas Sompotan.

Remisi, kata Laoly, juga dapat mempercepat proses kembalinya narapidana dalam kehidupan masyarakat, percepatan kembalinya narapidana dalam kehidupan masyarakat juga akan memperbaiki kualitas hubungan antara narapidana dan ke keluarganya.

“Sebagai komitmen pemerintah dalam pemberdayaan WBP dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM terus berinovasi dengan mencanangkan program lembaga pemasyarakatan produktif menuju lapas industri. Pembentukan lapas industri bertujuan mempersiapkan narapidana menjadi manusia yang terampil dan mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangunan perekonomian Nasional,” papar SAS mengutip sambutan Menkumham.

(cha)