Manado, Fajarmanado.com – Ini fakta yang mengejutkan tapi menggembirakan. Komitmen dan kerja keras Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw untuk mendongkrak perekonomian warga Myiur Melambai melalui program pariwisata kini mulai terbukti. Hanya sebulan, tercatat 10.600 wisatawan mancanegara (Wisman) datang mengunjungi daerah aneka pesona ini.
Namun capaian besar ini tidak sertamerta membuat duet Olly-Steven larut dalam kegembiraan sendiri. Tak heran, gubernur dan wagub usungan PDIP ini mengajak para stakeholder menggelar syukuran bersama di Lion Hotel Manado, Senin (15/8) malam. “Ini wujud kerja keras kita semua,” ungkap Wagub Steven.
Dikatakannya, selama 24 jam setiap hari dirinya bersama Gubernur berkoordinasi mencari jalan agar para wisman bisa masuk dengan cepat dan tanpa kendala di Sulut. Hasilnya memang terbukti. Namun, katanya, patut disadari banyak juga kendala dan kekurangan yang terungkap selama kurang lebih 1 bulan dalam kunjungan para wisman ini. “Tapi syukurlah, semuanya bisa teratasi dengan cepat dan baik sehingga para turis merasa nyaman selama melakukan perjalanan wisata di Sulut.
Kandouw mengatakan, datangan para turis ini telah meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan rakyat. Dampaknya pasti juga sama dengan mengurangi angka kemiskinan di daerah ini.
Pemprov Sulut, lanjut dia, tidak mendapatkan keuntungan secara materil. Keuntungan ada di Kabupaten Kota dan para stakeholders pariwisata.
Karena itulah wagub mengingatkan agar stakeholders pariwisata untuk tetap membayar pajak. “Karena dengan membayar pajak pembangunan fasilitas penunjang seperti jalan yang representatif dapat terus dijalankan,” tutur Kandaouw.
Pada kesempatan tersebut Wagub memberikan penghargaan kepada para pihak yang telah bekerja keras melayani para turis selama melakukan kunjungan di Sulut, mereka yang menerima penghargaan adalah pihak Bea dan Cukai, imigrasi, pengelola Bandara Samratulangi Manado, pihak travel.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas pariwisata Sulut Happy Korah, satgas pariwisata sulut dan para stakeholders pengembang pariwisata sulut.
(aji)

