‘Kapal Genset Raksasa’ Berlabuh, Krisis Listrik Sulut Segera Berakhir
Pnj Gubernur DR Soni Sumarsono MDM menunjuk Kapal MVPP KPZS yang telah berlabuh di Pantai Amurang, Kamis (24/12/2015)

‘Kapal Genset Raksasa’ Berlabuh, Krisis Listrik Sulut Segera Berakhir

AMURANG, FAJARMANADO.com – Janji Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said kalau krisis listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo segera berakhir di penghujung tahun 2015 tampaknya bakal terbukti.

‘Kapal genset raksasa’ yang terlambat bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, sesuai jadwal ke dua tiba dan terlihat sudah berada di Teluk Amurang sekitar jam 17.30 Wita. Selang sekitar dua jam kemudian merapat dan berlabuh di pantai tak jauh dari PLTU Lopana Amurang.

Kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP)  Karadeniz Powership Zeynep Sultan (KPZS) sewaan pemerintah RI dari Turki ini memiliki kapasitas pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) 120 megawatt (MW). Genset raksasa ini akan dikoneksikan dengan jaringan PLTU Lopana Amurang untuk mengatasi krisis listrik di wilayah PLN Suluttenggo.

Semula, kapal berbendera Turki dan Indonedia tersebut dijadwalkan tiba di pantai Amurang pada medio bulan ini, setelah dilepas Presiden Jokowi di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Namun dengan alasan administrasi terlambat diberangkatkan sehingga baru tiba Rabu (23/12/2015) sesuai janji Mentri Sudirman Said ketika berkunjung di Kota Bitung pada 17 Desember silam.

Pnj Gubernur Soni Sumarsono tiba-tiba muncul dan melihat langsung kehadiran kapal PLTG tersebut di Amurang dan persiapan konektivitas jaringannya dengan PLTU Amurang.

“Kalau sudah tersambung, tidak akan ada lagi pemadaman listrik bergilir di daerah ini kecuali faktor alam,” ujarnya kepada fajarmanado.com di sela kunjungannya sekitar jam 15.30 Wita, sore tadi.

Sumarsono berharap masyarakat bersabar sedikit. Masih butuh waktu untuk menyambung transmisi dari Kapal MVPP KPZS ke fasilitas PLTU Amurang. Idealnya, kata dia, butuh sekitar lima hari sampai seminggu tergantung situasi dan kondisi alam setempat.

“Saya yakin pengerjaannya akan tepat waktu,” katanya. Kalau selesai hanya lima hari kerja, lanjut dia, praktis beroperasi mulai 29 Desember tapi jika tujuh hari kerja, pas berfungsi mulai 1 Januari 2016.

Pnj Gubernur DR Soni Sumarsono MDM, Pnj Bupati Minsel Piter Rene Hosang bersama pejabat lainnya membelakangi Kapal Kapal MVPP KPZS, Kamis (24/12/2015)
Pnj Gubernur DR Soni Sumarsono MDM, Pnj Bupati Minsel Piter Rene Hosang bersama pejabat lainnya membelakangi Kapal Kapal MVPP KPZS, Kamis (24/12/2015)

Somarsono berharap masyarakat mendukung dan bersama-sama menjaga keamanan pembangkit listrik tersebut. “Kalau sudah tersambung kebutuhan listrik kita akan terus terpenuhi,” ujarnya. Apalagi, kata dia, dalam waktu dekat PLTG Gorontalo yang berkapasitas 50 MW segera akan dioperasikan.

Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, tambahan suplay listrik tersebut juga akan merangsang pertumbuhan bisnis dan industri yang pada gilirannya menyediakan lapangan kerja baru bagi warga lokal sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah ini.

Ditempa terpisah, Supervisor Humas PT PLN Wilayah Suluttenggo Dermawan Uloli mengatakan, Kapal PLTG Zeynep Sultan ini akan menjawab masalah listrik di Sulut dan Gorontalo. “Kami memohon peranserta masyarakat menjaga asset ini,” pintanya.

Ketika berada di Amurang, Sumarsono yang sempat menikmati buah kelapa segar sore itu, didampingi  Pnj Bupati Minsel Ir P Rene Hosang, MSi, Kapolres AKBP Benny Bawensel, SIK MH, Sekda Drs Danny H Rindengan, MSi, pejabat terkait Provinsi Sulut serta Camat Tenga Johan Badar, SSos dan Kabag Humas Minsel, Franky Mamangkey, SIP.

(andries pattyranie/her)