TOMOHON, FAJARMANADO.com — Dalam rangka implementasi Inpres nomor 9 tahun 2015 dan Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menggelar rapat koordinasi (Rakor) kehumasan, di Aula lantai 3 kantor walikota, Jumat (4/12/2015)
Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Assisten Pemerintahan dan Kesra Truusje Kaunang dalam sambutannya mengatakan, peran humas dalam Komunikasi Publik adalah proses penyampaian dan penerimaan informasi.
Kauanang mengatakan, rakor tidak hanya sekedar untuk koordinasi dan kerjasama, tetapi juga sebagai wadah untuk integrasi dan sinkronisasi kegiatan pemerintah dalam pengelolaan komunikasi dan informasi publik.
“Terlebih di era keterbukaan informasi, Humas pemerintah dituntut untuk melayani, mengelola dan mempermudah akses informasi publik yang professional dan mendorong partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan maupun pengambilan keputusan atas kebijakan publik pemerintah,” kata Kaunang.
Humas pemerintah, lanjut dia, merupakan agen-agen perubahan yang mampu menjadi ujung tombak dalam meningkatkan nasionalisme masyarakat serta mensosialisasikan seluruh program dan kegiatan pemerintah.
“Hal ini perlu dilaksanakan agar masyarakyat memahami apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah. Selain itu juga rakyat bisa mengetahui berbagai macam upaya-upaya pembangunan nasional untuk kesejahteraan rakyat sendiri, serta masyarakat tahu tujuan apa yang dikerjakan oleh pemerintah,” jelasnya.
Kepala Bagian Humas dan Protokol yang dibacakan Kasubag Humas Djufry Rorong yang mengatakan bahwa sinergitas dan harmonisasi Pemerintah Kota Tomohon dalam pelaksanaan informasi dan komunikasi publik, dengan Media Massa dan instansi terkait dalam pelaksanaan salah satu program Nawacita Jokowi-JK terkait bidang komunikasi dan informasi adalah membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan terpercaya, masih perlu ditingkatkan.
“Dengan demikian, dalam organisasi pemerintah, Humas perlu disuport tugasnya menjadi komunikator dan memberi pengaruh positif, memberikan edukasi bagi masyarakat dalam sosialisasi kebijakan pemerintah, ujar Kaunang lagi.
Untuk itu dia berharap kegiatan tersebut menjadi pengalaman dan wawasan baru dalam tugas kehumasan untuk meningkatkan kinerja dan peran humas sebagai agen perubahan.
(heru)
