BITUNG, FAJARMANADO.com — Politik ternyata berpengaruh sampai ke seluruh tingkatan dan elemen dalam masyarakat. Celakanya, pimpinan gereja sebagai salah satu jabatan publik figur kerohanian yang seharusnya bersih dari berbagai pengaruh keduniawian, malah mulai berani unjuk gigi menjadi alat politik praktis.
Warga Kota Bitung dalam dua hari terakhir dikejutkan dengan beredarnya pesan singkat berantai yang diduga dari salah satu pimpinan umat yang mengajak jemaat mengikuti kampanye salah satu pasangan calon (paslon) wali kota-wakil wali kota Bitung.
Isi Short Meesage Service (SMS) itu, para jemaat atau pengurus gereja diminta untuk berkumpul di gedung gereja masing-masing sebelum bersama-sama menuju ke lokasi kampanye pasangan calon yang didukung pendeta tersebut.
”Shalom, mohon kehadiran pdt, pnt, sym dan jemaat dalam kampanye akbar mendukung kader warga GMIM walikota dan wkl walikota Bitung esok jam 11 siang di lap manembo nembo mari kt wujudkan komitmen iman gerejani utk save for Bitung berkumpul di gereja tks,” demikian petikan isi pesan singkat berantai tersebut.
Hasil penelusuran warga, rupanya pesan singkat itu diduga dikirimkan salah satu pimpinan gereja bernama Treys Tombokan yang notabene menempati jabatan sebagai Ketua Wilayah Bitung Dua di Kota Bitung.
Saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/12/2015), Tombokan tak menampik dan membenarkan jika dirinya yang mengirimkan pesan singkat itu kepada para pengurus gereja di wilayah yang dipimpinnya.
”Tidak ada yang salah karena kami ingin mendukung pasangan calon kader GMIM dan itu ditujukan hanya untuk kalangan kami,” ujarnya.
Dukungan terhadap salah satu pasangan calon dalam Pilkada, jelasnya, dilakoni pihaknya sesuai dengan apa yang dilakukan Yesaya dalam kitab Raja-raja saat akan merebut tampuk pimpinan. Dan pihaknya telah sepakat untuk mendukung pasangan calon tersebut sesuai komitmen iman.
(des)

