MANADO, FAJARMANADO.com — Kejaksaaan Negeri (Kejari) Kota Manado terus berupaya meningkatkan mencegah serta memberantas tindak pidana korupsi di Kota Manado. Nah, upaya dilakukan Kejari Kota Manado yakni melaksanakan program penguatan jaringan masyaratakat anti KKN.
Selain itu pula, Kejari membekali jaksanya dengan menggelar in house training yang bertujuan untuk memperkuat peran jaksa dalam penyelidikan, penuntutan dan eksekutor terhadap perkara tindak pidan korupsi dibidang tekni jasa kontruksi.
Kepala Kejari Kota Manado, Budi H Panjaitan melalui Kepala Seksi Intelijen Theodorus Rumampuk, mengatakan, dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknolagi saat ini, sangat berpengaruh bagi perkembangan hukum dewasa ini.
“Nah, sejalan dengan perkembangan tersebut, modus kejahatan dari pelaku tindak pidan korupsi juga semakin beragam dan semakin kompleks, apalagi di bidang teknik jasa kontruksi,” kata Rumampuk.
Dikatakannya, jaksa selaku aparat penegak hukum yang diberikan kewenangan untuk melakukan penyelidikan, penuntutan dan pelaksana eksekusi terhadap perkara tindak pidana korupsi, dituntut untuk mampu memperkaya wawasan ilmu pengetahuan guna mengantisipasi terjadinya modus kejahatan di bidang teknik jasa kontruksi dalam mengawal pembangunan bangsa dan Negara Republik Indonesia.
“Karena dianggap penting bagi para jaksa di Kejari Kota Manado maka digelar In House Training yang bertajuk peran jaksa dalam penyelidikan, penuntutan dan eksekutor terhadap perkara tindak pidan korupsi dibidang tekni jasa kontruksi,” ucapanya.
Dalam kegiatan kata Rumampuk, pihaknya meminta bantuan Politekni Negeri Manado untuk dapat memberikan tenaga pengajar dengan narasumber Hendrie Joudi Palar, kegiatan tersebut digelar di aula Kejari Manado, Selasa (1/12/2015)
(corr)

