oleh

Umboh Apresiasi Pembentukan GP Minteng

TOMPASO, FAJARMANADO.com — Ketua Forum Generasi Muda Minahasa Tengah (FGMMT), Rendy NS Umboh mengapresiasi pembentukan Generasi muda Penerus Minahasa Tengah (GP Minteng).

“Saya harap teman-teman jangan salah kaprah. GP Minteng bukan pesaing FGMMT. Justru kami akan sama-sama berjuang untuk satu tujuan, mewujudkan DOB Minteng,” katanya kepada fajarmanado.com di Tompaso, Sabtu (29/11/2015)

GP Minteng terbentuk pekan lalu dan diketuai Theo Umbas, SSTP. Organisasi yang mengakomodir kaum muda dari enam kecamatan wilayah administrasi DOB Minteng ini tak lain bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten Minteng.

LOGO GP MINTENG
                   LOGO GP MINTENG

Umboh mengharapkan, kiprah GP Minteng akan sangat membantu mewujudkan keinginan 72 ribu warga yang berada di enam kecamatan, yang diusulkan menjadi wilayah administrasi calon DOB Minteng. Yakni, Kecamatan Kawangkoan, Kawangkoan Utara, Kawangkoan Barat, Sonder, Tompaso dan Kecamatan Tompaso Barat.

Ke enam kecamatan yang masuk wilayah ‘puser in tana” (bagian tengah tanah) Minahasa ini, katanya, sangat layak menjadi DOB. Potensi wisata budaya dan wisata alamnya sangat melimpah.

Watu Im Pinawetengan, sebagai batu bersejarah yang diyakini sebagai pusat sejarah dan pembagian wilayah Minahasa di Kecamatan Tompaso, objek wisata relegi Bukit Kasih Kanonang dan waruga Kayuuwi di Kecamatan Kawangkoan Barat, pemandian air panas di Kinali dan Goa 50 kamar peninggalan kolonial Jepang di Kawangkoan dan Goa Jepang Kiawa di wilayah Kelurahan Talikuran, serta masih banyak situs sejarah dan budaya lainnya.

Minteng juga masih didukung dengan industri kain batik Bentenan di Sonder dan kain batik Pinawetengan di Tompaso, serta pusat seni tradisional Padior dan sekolah keberbakatan (olah raga) di Tompaso, Stadion dengan lintasan atletik sintetis di Kawangkoan, selain sejumlah sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas, termasuk madrasya tsanawiyah.

Potensi sumber daya alam dan ekonomi Minteng, lanjutnya, juga sangat berlimpah. “Ada geothermal di Kawangkoan dan Tompaso, pasar blantek (barter) di Kawangkoan, juga wisata kuliner yang sudah dikenal dunia di Kawangkoan, seperti Biapong dan Kacang Sangrai,” jelasnya.

Aneka potensi yang mendukung Minteng ini, akan menjadi nilai jual yang bersar untuk pembentukan DOB Minteng.

“Makanya, saya mengajak semua generasi muda Minteng agar bersama organisasi masing-masing bersatu padu mendorong terbentuknya DOB Minteng secepat mungkin,”  kata Umboh, yang juga anggota Panwas Minahasa ini.

Langkah perjuang pembentukan DOB Minteng kini telah berada di tingkat pusat. “Kita harus bersatu menggerakkan semua potensi, termasuk warga Minteng di luar daerah untuk bersama-sama melakukan lobi di Kemendagri, DPR RI dan DPD RI,” ujarnya.

(herly umbas)

News Feed