AMURANG, FAJARMANADO.com — Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Ratna Luas mengatakan, kesadaran masyarakat Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara dalam keikutsertaan BPJS Kesehatan masih minim.
‘’Karena itulah masih sangat perlu dilakukan sosialisasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang manfaat BPJS untuk mereka sendiri,” kata Ratna Luas kepada wartawan, Selasa (24/11/2015)
Kendati begitu, dia mengatakan bahwa berbagai langkah sosialisasi telah berkali-kali dilakukan pihaknya terutama kepada pemerintah desa dan kelurahan dengan harapan dapat diteruskan kepada warganya masing-masing.
BPJS Kesehatan sangat membantu beban biaya masyarakat ketika membutuhkan pelayanan kesehatan secara berjenjang. Yang ditanggung lembaga ini bukan hanya obat-obatan tetapi juga biaya rawat inap sampai operasi. “Yang membedakan kelas satu sampai tiga hanya ruang atau kamar inapnya,” kata Ratna.
Manfaat BPJS telah banyak dirasakan langsung oleh masyarakat. Biayanya murah, bisa hanya dengan membayar Rp25.500 setiap bulan melalui rekening bank yang telah tertera dalam kartu BPJS. Tapi proses pengobatannya harus berjenjang, mulai dari dokter pribadi sesuai dengan yang didaftarkan atau dokter puskesmas, dan atas rujukan dokter bisa menerima pelayakan rumah sakit dan dokter spesialis.
Selain melalui bank, lanjutnya, pembayaran iuran BPJS juga sudah bisa dilakukan melalui konter-konter yang ditunjuk oleh BPJS. Seperti di Indomaret. “Kan di Mitra dan Minsel sudah ada Indomaret, sudah bisa dibayar langsung di konter yang sudah disediakan di sana, tidak perlu lagi datang ke bank,” jelas Ratna didampingi Kepala BPJS Minsel/Mitra, Ferry Toar.
Karena itulah, dia sangat berharap peran aktif para hukum tua dan lurah sebagai ujung tombak pemerintahan untuk membantu mensosialisasikan program pemerintah ini.
“Saya yakin, kalau sosialisasi gencar dilakukan dan masyarakat menyadari betapa besar faedah dari program BPJS ini, pasti akan ikut menjadi peserta. Kan, bisa dengan hanya menyetor iuran 25.500 rupiah tiap bulan sudah bisa menjadi peserta,” ujarnya.
(andries pattyranie)

